Tips puasa ibu menyusui

Tips puasa ibu menyusui

Tips puasa ibu menyusui-Halo Bunda, sudah siapkah untuk menjalankan puasa ramadhan ? Kita simak yuk tips puasa untuk ibu menyusui berikut ini.
Hukum puasa ramadhan
Seperti yang kita ketahui bersama, puasa Ramadhan hukumnya wajib bagi setiap muslim, termasuk ibu hamil dan menyusui. Hanya saja, Islam memberikan rukhshoh (keringanan) bagi ibu hamil dan menyusui untuk tidak berpuasa di bulan Ramadhan dengan membayar puasa qodlo dan fidyah.
Meskipun Bunda tidak makan selama 12 jam lebih, komposisi ASI tidak akan berubah dibandingkan saat tidak berpuasa karena tubuh mampu melakukan mekanisme alami dengan mengambil cadangan zat-zat gizi tertentu, seperti energi, lemak dan protein serta vitamin dan mineral, dari simpanan tubuh. Begitu ibu berbuka, tubuh akan mengganti cadangan zat-zat gizi tadi sehingga ibu tidak akan kekurangan zat gizi untuk memenuhi aktifitas serta mempertahankan kesehatan tubuh. Komposisi ASI baru akan berkurang pada ibu yang menderita kekurangan gizi berat karena tidak adanya cadangan zat gizi untuk mengganti kebutuhan produksi ASI yang lengkap.

Tips puasa ibu menyusui

1. Konsultasilah dokter
Berkonsultasilah ke dokter terlebih dahulu apakah Bunda diperbolehkan puasa secara medis atau tidak. Jika kondisi ibu dan bayi memungkinkan maka dokter akan membolehkan Bunda berpuasa selama bulan Ramadhan.
2. Perhatikan usia bayi
Puasa bagi ibu menyusui sebaiknya dilakukan setelah bayi sudah berusia lebih dari 6 bulan. Ingat bahwa enam bulan pertama merupakan masa pemberian ASI Ekslusif.
3. Optimalkan malam hari
Bunda bisa memanfaatkan malam hari untuk memompa ASI dan menyusui semaksimal mungkin. Stok ASI perah yang Bunda dapatkan dapat digunakan di siang hari.
4. Menjaga asupan makanan
Bunda yang sedang menyusui membutuhkan tambahan sekitar 700 kalori perhari, 500 kalori diambil dari makanan ibu dan 200 kalori diambil dari cadangan lemak dalam tubuh. Oleh karena itu, penting bagi ibu menyusui yang sedang berpuasa untuk tetap mempertahankan pola makan 3x sehari dengan menu gizi seimbang (saat buka, setelah tarawih, dan saat sahur). Ibu menyusui perlu mengonsumsi 50% karbohidrat, 30% protein, 20% lemak tiap kali makan, untuk hasilkan ASI berkualitas. Dengan meminum madu, kurma dan habbatussauda, diharapkan kuantitas dan kualitas ASI tetap terjaga, karena madu, kurma dan habbatussauda merupakan vitamin alami dan komposisinya lengkap.
Perlu Bunda ketahui bahwa beberapa bahan makanan memiliki khasiat untuk melancarkan asi. Bunda bisa membaca artikelnya di sini. Jika Bunda ingin produk pangan pelancar ASI (Booster ASI) yang spesifik dan terbukti khasiatnya, silahkan Bunda lihat di sini.
5. Banyak minum air putih
Banyak minum air putih sejak berbuka hingga tiba saatnya sahur untuk memenuhi kekurangan cairan tubuh saat berpuasa. Berbuka puasa dengan minum minuman hangat, akan merangsang kelancaran ASI bagi ibu menyusui. Minum segelas susu setiap sahur bisa mengurangi ancaman anemia bagi ibu hamil dan menyusui. Ini adalah hal penting untuk tips puasa ibu menyusui.
6. Istirahat yang cukup
Puasa bagi ibu menyusui akan terasa berat karena tubuh seringkali terasa lemas setelah memberikan ASI. Untuk itu beristirahatlah yang cukup untuk memulihkan kondisi fisik maupun psikis, agar produksi ASI tetap baik dan lancar.
7. Yakin dalam menyusui
Ibu hendaknya tetap tenang beribadah dan percaya diri terus menyusui, jangan merasa khawatir ASInya akan berkurang, sebab rasa cemas tersebut justru akan menghalangi kerja hormon Oksitosin mengeluarkan ASI dari payudara, sehingga akan nampak seolah-olah ASI ibu berkurang. Ingatlah bahwa menyusui pun juga ibadah. Perlu ibu menyusui ketahui juga bahwa semakin sering payudara dihisap oleh bayi, maka produksi ASI akan semakin banyak. Jadi, bila selama puasa ibu tetap rajin menyusui, ASI akan tetap lancar.
8. Berhentilah puasa bila merasa perlu
Jangan memaksakan puasa bila Bunda tidak sanggup atau merasa khawatir dengan kesehatan diri sendiri maupun si bayi. Bagaimanapun, puasa bagi ibu menyusui dapat digantikan dengan qodlo dan fidyah.
Itulah tadi tips puasa ibu menyusui. Semoga bermanfaat.

Bagikan :